Bisnis Developer Perumahan

A. Latar Belakang

Seiring dengan perkembangan zaman, semakin berkembang pula bisnis developer, khususnya di Indonesia. Terdapat berbagai macam bisnis developer, seperti perumahan, apartemen, hotel, wisma, ruko, dan sebagagainya. Bisnis developer berkembang di Indonesia sejak dahulu, namun tidak berkembang pesat layaknya saat ini. Dahulu bisnis developer sebagian besar dijalankan oleh penduduk pribumi. Saat ini bisnis developer dijalankan oleh penduduk pribumi dan asing yang menanamkan investasi di Indonesia.

Bisnis developer dapat menguntungkan pihak penjual dan pembeli. Hal ini dikarenakan bisnis developer adalah penunjang kebutuhan pokok manusia untuk memiliki usaha dan tempat tinggal. Selain kedua hal tersebut, usaha developer juga menawarkan harga terbaik bagi para penduduk. Harga tersebut dapat dicicil melalui melalui bank-bank yang bekerja sama dengan usaha developer yang bersangkutan.

Baca Juga : 8 Tips Bangun Rumah Minimalis Sesuai Dengan Impian Anda

Namun, saat ini kendala ekonomi mulai memasuki puncaknya. Para pengusaha harus berpikir keras demi mempertahankan usaha developer mereka. Banyak cara dilakukan para pengusaha dan investor untuk semakin mengembangkan dan menarik perhatian para pembeli saat keadaan nilai mata uang Indonesia menurun. Tetapi, ada pula pra pengusaha dan investor yang menutup usaha mereka. Oleh karena itu, dalam artikel ini akan dijelaskan beberapa cara pemasaran yang dapat membantu untuk meningkatkan usaha developer di Indonesia.

B. Pengertian Developer

Pengertian developer  perumahan adalah perusahaan ataupun perorangan yang bergerak dalam usaha perumahan, dimana menjadi pengembang atau dapat dikatakan pembangun serta pemasaran perumahan itu sendiri baik berupa perumahan skala besar maupun skala kecil.

Untuk menjadi developer properti di Indonesia ada beberapa hal yang harus diketahui, saat ini pemerintah Republik Indonesia mewajibkan orang atau kelompok orang yang akan menjalankan usaha sebagai developer properti didalam satu wadah dengan legalitas penuh misalnya CV bahkan PT / perseroan terbatas ( lebih disarankan).

Menjadi developer properti sebernarnya tidak terlalu sulit. Karena sebernarnya dengan sedikit pengalaman di bidang tersebut yang tidak terlalu sulit semua orang bisa menjadi seorang pengembang usaha developer perumahan.

Sebelum kita memulai usaha developer perumahan sebaiknya kita memilih lahan atau tempat yang strategis, yang dekat dengan perkotaan. Hal ini sangat mempengaruhi nilai jual dari perumahan tersebut.

C. Modal Usaha

Contoh :

Untuk membangun satu unit rumah di suatu wilayah dengan luas tanah 100 meter persegi dan bangunan tipe 45, asumsi harga tanah Rp 1,5 juta per meter persegi dan bangunan rumah Rp 2,5 juta per meter persegi.

Modal tanah                     : Rp.150 juta

Modal bangunan             : Rp.112,5 juta

Biaya administrasi          : Rp.5 juta

Biaya cadangan               : Rp.10 juta

Marketing                         : Rp.1 juta

Total Modal                      : Rp.278,5 juta
Harga jual rumah tipe 45 di daerah tersebut sekitar Rp350 juta, bisa dipakai sebagai asumsi harga jual.

Harga Jual                       : Rp.350 Juta

Modal                               : Rp.278,5 Juta

Laba Kotor                      : Rp. 71,5 Juta

Pajak 5%                          : Rp.3,575 Juta

Komisi Marketing 10%  : Rp. 7,15 Juta

Laba Bersih                      : Rp. 60,775 Juta

Jadi Keuntungan dari penjualan 1 unit Rumah adalah : Rp.60.775.000,-

Jika ada 10 unit rumah maka keuntungannya menjadi : Rp.607.750.000,

Tips Memulai Bisnis Developer Perumahan 1

 

D. Keuntungan

Keuntungan dari membuka bisnis Developer adalah :

1.Resiko rendah

Modal dana yang besar dalam bisnis tidak serta merta menjamin bahwa bisnis tersebut juga beresiko tinggi. Seperti usaha developer perumahan, memang dana yang dikeluarkan untukmemulai usaha ini cukup besar namun resiko yang dihadapi tidak sebesar modal yang dikeluarkan. Resiko untuk memulai usaha developer perumahan tergolong cukup rendah karena pergerakan harga dalam usaha ini cenderung stabil.

2.Keuntungan besar

Meskipun bukan merupakan usaha dengan modal yang murah namun usaha developer perumahan merupakan usaha yang menjanjikan prospek cerah karena keuntungan yang didapatkan juga tidak sedikit. Jadi, dana modal berbanding lurus dengan keuntungan.

3.Prospek cerah

Seperti yang telah disebutkan bahwa usaha developer perumahan merupakan usaha masa depan yang menjamin prospek yang cerah. Hal itu tidak salah, karena mengingat rumah merupakan kebutuhan primer dari setiap manusia.

4.Dua pilihan keuntungan

Meskipun bukan merupakan usaha yang menjanjikan keuntungan yang cepat namun dalam usaha developer perumahan ada dua pilihan yang dapat dijadikan sebagai cara menentukan pemasukan. Disewakan atau dijual sekalian merupakan merupakan dua pilihan untuk meraup keuntungan dalam bisnis developer perumahan ini.

 

E. Kerugian

Kerugian dalam menjalankan Bisnis ini adalah :

1. Biaya Perawatan

.      Jika ingin mendapatkan hasil yang meningkat terus menerus maka properti harus terus dijaga dalam keadaan baik, sehingga biaya perawatan perlu dikeluarkan untuk properti seperti biaya kebersihan, perbaikan bangunan sehingga nilainya tetap bagus dimata pembeli sehingga income yang didapat meningkat. Jika tidak maka harganya tidak akan bagus jika kondisi properti terlihat tidak diurus.

 

2. Membutuhkan Modal Besar. 

Sifat dari usaha developer perumahan adalah capital intensive atau modal yang padat. Mengapa? karena semakin besar modal yang dikeluarkan untuk membangun perumahan maka semakin besar hasil yang didapatkan dari modal tersebut.

 

3. Biaya Transaksi Yang Tinggi

Usaha developer perumahan juga harus banyak mengeluarkan biaya tambahan bahkan cukup tinggi misalnya seperti pajak.

 

4. Menyusutnya Nilai Bangunan.

Jika mempunyai tanah dan berdiri bangunan diatasnya maka akan terjadi penyusutan bangunan berbeda jika memiliki tanah saja yang memiliki waktu yang panjang atau abadi. Bangunan yang berdiri diatas tanah memiliki umur hingga 20 sampai 40 tahun tergantung kualitas dan konstruksi bangunan tersebut.

 

5. Bencana Alam.

Ini merupakan salah satu resiko yang dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Apakah itu Gempa, Longsor, Banjir ataupun tsunami. Perumahan yang dibangun bisa hancur akibat bencana alam. Satu-satunya cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengasuransikan perumahan agar terlindungi dan meminimalkan kerugian yang terjadi jika terjadi bencana alam.

 

F. Strategi Pemasaran

Tingginya permintaan rumah disetiap tahunnya membuat sejumlah developer mulai memburu beberapa kawasan baru untuk dijadikan lahan properti. Banyaknya pilihan rumah yang ditawarkan pihak developer, tentunya akan dapat meningkatkan daya beli para konsumen. Namun dari pihak developer, kondisi seperti ini justru mampumelahirkan persaingan yang cukup ketat antar developer. Oleh karena itu, setiap developer dituntut untuk bisa melakukan strategi pemasaran yang tepat dan efektif.

Berikut adalah contoh strategi pemasaran usaha developer perumahan :

 

1. Kenali Kualitas Rumah Yang Dipasarkan

Setiap properti tentunya memiliki kualitas berbeda-beda. Untuk itu, sebelum dipasarkan sebaiknya mengenali dahulu kualitas masing-masing rumah dengan sangat baik. Hal ini dikarenakan kualitas rumah akan sangat mempengaruhi minat pasar. Biasanya semakin bagus kualitas rumah yang dipasarkan, maka semakin besar peluang untuk menuju hasil  penjualan.

 

2. Berikan Layanan Terbaik Untuk Calon Konsumen

Cara menarik konsumen properti dengan mengutamakan kepuasan konsumen juga merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan penjualan rumah. Meskipun kualitas rumah merupakan faktor utama dalam berjualan, namun ada sebagian calon konsumen yang juga memilih properti berdasarkan kepuasan layanan terhadap sales marketing karena telah membantu dengan sangat baik. Oleh karena itu, mulailah berikan layanan terbaik untuk calon konsumen. Konsumen yang merasa puas cenderung mengatakan hal-hal yang baik terkait perusahaan ataupun produk yang dipasarkan .

 

3. Gunakan Promo Menarik

Promosi melakukan promo yang menarik merupakan salah satu cara pemasaran perumahan yang efektif. Penggunaan promo yang menarik dalam pemasaran produk dapat dianggap sebagai investasi keuntungan yang bisa didapatkan calon konsumen. Selain menarik perhatian konsumen, penggunaan promo seperti voucher, potongan harga, ataupun diskon pembayaran dapat menjadi pengikat antara calon konsumen dan developer.

4. Cara Memasarkan Perumahan Baru Lewat Media Promosi

Media promosi memiliki peranan penting dalam hal strategi pemasaran. Meskipun strategi pemasaran sudah disusun secara tepat, penggunaan media promosi juga berpengaruh dalam memaksimalkan penjualan rumah . Gunakan media promosi yang sesuai dengan target market produk. Jika Anda menginginkan promosi yang tepat, target market lebih terarah, serta jangkauan promosi yang lebih luas  maka media promosi melalui online merupakan jawaban  yang tepat .

Situs jual beli properti merupakan salah satu jenis media yang sering digunakan para broker properti untuk melakukan pemasaran. Selain target market yang lebih terarah,penggunaan situs jual beli properti juga memiliki lebih banyak keuntungan dan kemudahan yang ditawarkan.

Baca Juga : Cara Membangun Rumah Sendiri Dengan Harga Murah

G. Kesimpulan

Dari pembahasan diatas, kami menyimpukan bahwa usaha developer perumahan merupakan usaha yang mudah berkembang pesat dikalangan masyarakat, karena rumah merupakan kebutuhan masyarakat. Selain itu usaha ini juga dapat menghasilkan keuntungan yang besar bagi pemilik usaha.